Rapat Paripurna Keempat Masa Persidangan I Tahun 2016


IMG_6416

Rapat ini merupakan kelanjutan dari Rapat Paripurna Ketiga pada hari Senin (26/09). Dalam rapat ini Wakil Walikota Pangkalpinang M.Sopian menyampaikan sambutan Walikota Pangkalpinang atas Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Pangkalpinang Tahun Anggaran 2016.

Seperti yang diketahui sesaat sebelumnya telah dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepakatan terhadap Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan APBD Kota Pangkalpinang Tahun Anggaran 2016 dan Penandatanganan Addendum Nota Kesepakatan Antara Pemerintah Kota Pangkalpinang dengan DPRD Kota Pangkalpinang tentang Penganggaran Tahun Jamak Pembangunan RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang, yang sebelumnya dilakukan penyampaian laporan hasil kerja Badan Anggaran DPRD Kota Pangkalpinang terhadap Pembahasan Rancangan KUA dan Rancangan PPAS Perubahan APBD Kota Pangkalpinang Tahun Anggaran 2016 pada tingkat komisi-komisi dan Badan Anggaran.

Kesepakatan atas KUA dan PPAS Perubahan APBD TA 2016, merupakan perubahan dinamika dan perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi KUA sebelumnya, program dan kegiatan yang diusulkan dengan mempertimbangkan sisa waktu pelaksanaan APBD tahun anggaran berjalan, capaian target kinerja program dan kegiatan yang harus dikurangi apabila asumsi tidak tercapai dan yang harus ditingkatkan apabila melampaui asumsi yang telah ditetapkan, serta perubahan terhadap estimasi pendapatan, belanja dan pembiayaan.

Secara singkat struktur perubahan APBD Kota Pangkalpinang TA 2016, sebagai berikut :

  1. Pendapatan Daerah, berubah menjadi sebesar Rp 1,031 Triliun dari anggaran sebelumnya sebesar Rp 977,564 Milyar terdapat peningkatan sebesar Rp 54,429 Milyar
  2. Belanja Daerah, berubah menjadi sebesar Rp 1,137 Triliun dari anggaran sebelumnya sebesar Rp 1,069 Triliun terjadi peningkatan sebesar Rp 67,775 Milyar
  3. Defisit anggaran, berubah menjadi sebesar (Rp 105,345 Milyar) atau meningkat sebesar (Rp 13,345 Milyar) dari defisit anggaran sebelumnya sebesar (Rp 92,000 Milyar)
  4. Pembiayaan Daerah, pada penerimaan pembiayaan daerah, berubah menjadi sebesar Rp 130,101 Milyar dari estimasi sebelumnya sebesar Rp 99 Milyar atau bertambah sebesar Rp 31,101 Milyar, sedangkan untuk pengeluaran pembiayaan daerah berubah sebesar Rp 24,755 Milyar dari estimasi sebelumnya Rp 7 Milyar atau bertambah sebesar Rp 17,755 Milyar, sehingga terdapat pembiayaan Netto sebesar Rp 105,345 Milyar atau bertambah sebesar Rp 13,345 Milyar dari sebelumnya sebesar Rp 92 Milyar
  5. Sisa kurang pembiayaan anggaran tahun berkenaan (SIKPA) Nihil.

Selanjutnya dari komposisi belanja daerah maka porsi alokasi anggaran belanja langsung terhadap total belanja daerah lebih besar yaitu 61,95% bila dibandingkan dengan porsi alokasi anggaran belanja tidak langsung adalah 38,05%. Beliau menambahkan Kesepakatan KUA dan PPAS Perubahan APBD ini akan menjadi dasar bagi Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk menyampaikan rancangan perubahan APBD Kota Pangkalpinang TA 2016 kepada DPRD. Beliau berharap kepada DPRD Kota Pangkalpinang melalui Badan Musyawarah untuk dapat mengagendakan pembahasan dan persetujuan Raperda Perubahan APBD ini sehingga pelaksanaan program dan kegiatan dalam perubahan APBD dapat terlaksana secepatnya. _(humaspemkot-pkp)

You may also like...