Peresmian Gedung Bank Papin (Bank Sampah Pangkalpinang)


IMG_5928

Bertempat dikantor Dinas Kebersihan dan Kebakaran, hari Kamis (02/06/2016) telah diresmikan Bank Papin (Bank Sampah Pangkalpinang) yang di hadiri oleh Wakil Walikota Pangkalpinang Muhammad Sopian, Kepala Dinas Kebersihan dan Kebakaran Kota Pangkalpinang, Kapolsek Bukit Intan, Pimpinan Bank Indonesia (BI), Pimpinan Bank Utari, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Pangkalpinang, Penggerak PKK Kota Pangkalpinang serta para Camat dan Lurah Se-Kota Pangkalpinang.

Sebelum menjadi Bank Papin, mulanya bernama Bank Sampah Rusunawa, didirikan tanggal 24 November 2012 yang diresmikan oleh Bapak Sudirman (Asisten Deputi Kementrian Lingkungan Hidup).  Bank Sampah ini berada di komplek Rusunawa Pangkalpinang Kecamatan Pangkalbalam. Setelah berjalan ± 3 tahun, awal Januari 2016 Bank Sampah pindah ke belakang Kantor Dinas Kebersihan dan merubah namanya menjadi Bank Sampah Pangkalpinang. 2 Juni 2016 Bank Sampah Pangkalpinang menempati gedung baru yang diresmikan oleh Wakil Walikota Pangkalpinang Muhammad Sopian dan sampai saat ini nasabah Bank Sampah Pangkalpinang berjumlah ± 608 orang.

Muhammad Sopian menyampaikan Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Kebersihan telah berupaya semaksimal mungkin melakukan upaya pengelolaan kebersihan/persampahan di seluruh wilayah Kota Pangkalpinang. Upaya ini belum sebanding dengan meningkatnya timbunan sampah yang terus meningkat seiring meningkatnya jumlah penduduk, untuk itu diperlukan upaya pengelolaan sampah tidak hanya pada penanganan sampah (pengumpulan dan pengangkutan) namun sangat diharapkan adanya pengurangan sampah di sumber sampah melalui kegiatan 3R (Reduce, Recycle, dan Reuse) dengan menjadikan sampah sebagai sumber daya.

Secara Nasional saat ini pemerintah dan masyarakat sedang giat membentuk Bank Sampah sebagai salah satu alternatif pengurangan sampah. Bank Sampah secara ekonomis telah memberi manfaat bagi masyarakat. Sampah yang di tabung dapat di ambil berupa uang, ditukar dengan sembako, membeli pulsa PLN, membeli pulsa HP, bahkan di beberapa tempat, sampah dapat membiayai pelayanan kesehatan masyarakat,lanjut Muhammad Sopian. _(humaspemkot-pkp)

You may also like...