Penyaluran Bansos Mayarakat Rawan Pangan Kota Pangkalpinang

  • Penyaluran Bansos Mayarakat Rawan Pangan Kota Pangkalpinang
  • IWAN6056
  • IWAN6060
  • IWAN6072
  • IWAN6110
  • IWAN6117
  • Penyaluran Bansos Mayarakat Rawan Pangan Kota Pangkalpinang
  • IWAN6127
  • IWAN6135


IWAN6056 IWAN6060 IWAN6072
IWAN6110 IWAN6117 IWAN6120
IWAN6127 IWAN6135 IWAN6154

UU No.18 Tahun 2012 tentang pangan mengamanatkan bahwa penyelenggaraan pangan menjamin terpenuhinya pangan bagi negara sampai dengan perseorangan. Kondisi terpenuhinya pangan tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama. Apabila kondisi demikian tidak terpenuhi maka kondisi yang akan terjadi adalah kerawanan atau kerentanan pangan.

Penyelenggaraan pangan adalah tanggung jawab Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan masyarakat. Oleh karena itu Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Kantor Ketahanan Pangan berupaya mengatasi terjadinya kerawanan pangan dengan mengadakan kegiatan penyerahan bantuan masyarakat rawan pangan Kota Pangkalpinang pada hari ini, Rabu (07/09) yang bertempat di Aula Kecamatan Girimaya Pangkalpinang. Kegiatan sistem kewaspadaan pangan dan gizi program ketahanan pangan tahun anggaran 2016 ini dihadiri oleh Wakil Walikota Pangkalpinang Muhammad Sopian, Kepala Disperindagkop dan UMKM Kota Pangkalpinang Romli Zarkasih, SH, Plt. Kepala Kantor Ketahanan Pangan Yiyi Zilaida Dwitri, SP, Ketua PKK dan Dharma Wanita Dessy Ayu Trisna, Camat dan Lurah sekota Pangkalpinang serta Masyarakat penerima bantuan sosial rawan pangan Kota Pangkalpinang.

Penduduk Kota Pangkalpinang yang mendapat bansos rawan pangan, yaitu penduduk yang tergolong pra sejahtera. Warga pra sejahtera cenderung tergolong rawan pangan, oleh karena itu Pemerintah mengupayakan penanganan rawan pangan jangka pendek melalui pemberian bantuan berupa kebutuhan pangan pokok untuk masyarakat Kota Pangkalpinang. Bantuan rawan pangan tahun ini diberikan kepada 73 KK dengan jumlah 100 jiwa dewasa dari hasil Survey investigasi Tim Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG) yang merupakan tim lintas sektor yang terkait seperti Dinas Pertanian, Disperindag UMKM, BPMPKB, Dinkes dan Badan Statistik.

Dalam sambutannya Wakil Walikota Pangkalpinang berharap bantuan ini dapat bermanfaat untuk penduduk rawan pangan, dan setiap tahun jumlah penduduk rawan pangan di Kota Pangkalpinang dapat berkurang sebesar 1%. _(humaspemkot-pkp)

You may also like...