50 Unit Tenda dan 50 Coolbox Diberikan Kepada pelaku UMKM


IMG_2962 IMG_2965

Untuk meningkatkan daya saing UMKM, Pemerintah berusaha memberikan pelayanan terbaik terhadap upaya peningkatan usaha bagi para pelaku usaha. Salah satu upaya tersebut yaitu pemberian bantuan sarana usaha berupa tenda sebanyak 50 (lima puluh) unit dan bantuan coolbox sebanyak 50 (lima puluh) unit. Dan penyerahan bantuan tersebut diberikan secara simbolis pada saat pelaksanaan apel mingguan 23 Januari 2017 oleh Sekretaris Daerah Pangkalpinang Radmida Dawam, SH, MH didampingi oleh Asisten Perekonomian Pembangunan Sekda Kota Pangkalpinang dan Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil, Menengah dan Perdagangan Kota Pangkalpinang.

Penyaluran bantuan saran usaha ini berdasarkan surat dari Direktorat Jenderal Perdagangan  Dalam Negeri Nomor 670/PDN.5.2/SD/8/2016 tanggal 24 Agustus 2016 perihal pengantar bantuan sarana usaha coolbox tahun anggaran 2016 serta surat dari Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Nomor 689.4/PDN.5.2/SD/8/2016 tanggal 30 Agustus 2016 perihal pengantar bantuan sarana usaha tenda tahun anggaran 2016.

UMKM menyumbang 57,94 persen produk domestik bruto (PDB) yakni Rp. 4.303,57 triliun, dengan investasi Rp. 830,9 triliun, sedangkan untuk serapan tenaga kerja sebanyak 110,80 juta orang. Sementara  jumlah UMKM di Kota Pangkalpinang menurut data yang ada saat ini sebanyak 27.024 Pelaku usaha, dengan rincian 15.421 usaha mikro  11.326 usaha kecil dan 277 usaha menengah, namun dari data tersebut belum diketahui seberapa besar produk yang mampu bersaing di pasaran nasional. Dalam hal ini kita perlu bersinkronisasi maupun saling berkoordinasi untuk memajukan pertumbuhan dan pengembangan UMKM dalam rangka menghadapi pasar global atau Masyarakat Ekonomi ASEAN yang nantinya akan memasuki pasar-pasar nasional maupun lokal khususnya di Indonesia,

Sebagaimana diamanatkan dalam  Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah bahwa untuk penciptaan iklim usaha yang kondusif perlu dilakukan pengembangan dan pemberdayaan usaha yang potensial terhadap pelaku UMKM. Untuk menumbuhkembangkan usaha ini diperlukan dukungan dan perlindungan, sehingga mampu meningkatkan kedudukan, peran dan potensi UMKM.

Dengan adanya perdagangan antar negara, maka setiap negara bisa memperluas pasarnya sehingga dalam produksinya, skala ekonomis bisa tercapai dan setiap negara bisa memperluas variasi produk yang dapat diproduksi di dalam negeri dengan berdasarkan spesialisasi persaingan di pasar domestik dan ekspor yang lebih besar dan ini memaksa setiap perusahaan/pelaku usaha untuk meningkatkan daya saingnya melalui peningkatan efisiensi dan perbaikan kualitas produk, kuantitas produk, kontinuitas produk juga yang teramat penting legalitas produk itu sendiri.

Namun demikian, dibalik hal yang menguntungkan ada dampak buruk yang ditimbulkan dari pasar bebas atau liberalisasi perdagangan internasional yang meningkatkan persaingan tersebut, antara lain yang berdampak pada UMKM yang tidak efisien atau yang berdaya saing rendah, jumlah produk terbatas, tidak bisa menyediakan produk secara kontinyu dan kurang pedulinya terhadap legalitasnya usaha dan produk, ini berakibat akan adanya penurunan keuntungan akibat peningkatan biaya input, lemahnya permintaan domestik terhadap produk-produk UMKM, dan masuknya barang-barang impor dengan daya saing yang lebih baik dari produk dalam negeri. Untuk itulah,  sebagai bentuk perhatian Pemerintah terhadap para pelaku usaha khususnya yang ada di Kota Pangkalpinang, melalui bantuan tenda dan coolbox ini kami berharap dapat memberikan motifasi  terhadap para pelaku usaha agar dapat lebih meningkatkan lagi usahanya kedepan._(Humaspemkot-pkp)

You may also like...