Musyawarah Nasional VIII Himpunan Wanita Karya Tahun 2017


IMG_2693

Konsolidasi dan Kaderisasi adalah Kunci Kebangkitan Himpunan Wanita Karya” adalah tema yang dianggap penting dan relevan oleh Ketua Dewan Pembina pada Musyawarah Nasional VIII Himpunan Wanita Karya Tahun 2016 karena hal ini menyangkut berbagai tantangan dan perkembangan kondisi sosial politik yang sedang berlangsung di Negara Republik Indonesia ini.

Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang Radmida Dawam, SH.MH hadir dan memberikan sambutan pada acara tersebut yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 14 Januari 2017 di Gedung Serbaguna Pantia Asuhan Al-Ikhlas. Beliau menceritakan cikal bakal Himpunan Wanita Karya sudah ada sejak tahun 1963, berdiri tahun 1981 dari Tingkat Pusat, Provinsi, Kabupaten atau Kota dan mempunyai AD/ART. HWK tunduk pada Undang-undang Keormasan No 8 tahun 1985 yang mengharuskan HWK untuk mandiri. Dari sisi lain sebagian ormas secara kelembagaan HWK adalah organisasi yang independen dan fokus kepada Peningkatan Kesejahteraan Perempuan. Inilah makna Indepedensi  organisasi HWK dimana program utama dari HWK ini adalah menjadikan perempuan Indonesia mandiri dan profesional.

Berdasarkan hasil musyawarah nasional HWK VIII adalah memperjuangkan kemajuan perempuan melalui jaringan kerja yang menyebar sampai ke pelososk daerah. Dimana jaringan kerja yang terdepan dinamakan Satuan Kerja yang merupakan ujung tombak HWK di daerah. Untuk melaksanakan kegiatan HWK harus mempunyai program unggulan, profesional dan rasional sesuai potensi daerah. Sesuai dengan kapasitasnya sebagai organisasi wanita yang mengambil peran dalam proses pembangunan, harus membina hubungan komunitas dan intensif dengan pemerintah daerah, organisasi dan lembaga pemerintah.

Di Provinsi Bangka Belitung HWK ada di semua Kabupaten/Kota dan terus berkiprah bersama-sama organisasi wanita di GOW, BKOW dengan pemerintah, Lembaga Non Pemerintah serta bersama masyarakat mengisi dan sebagai pelaku dalam pembangunan untuk mandiri. Sampai dengan saat ini HWK belum pernah meminta bantuan kepada pemerintah, tetapi mendukung program-program pemerintah.Di Kota Pangkalpinang yang diketuai oleh ibu Rofiah yang sudah terpilih 2 priode tetap aktif dalam berbagai kegiatan sosial bahkan sebagai pengurus/Ketua Panti Asuhan Al-Ikhlas.

Radmida Dawam, SH. MH mewakili Pemerintah Daerah yang juga sebagai Ketua HWK Provinsi Bangka Belitung mengajak pengurus HWK Kota Pangkalpinang untuk bangkit dan berjuang membantu pemerintah daerah dan masyarakat, sehingga keberadaan HWK memang manfaatnya dapat dirasakan bagi Pemerintah dan Masyarakat karena HWK ada sampai tingkat Kecamatan dan Kelurahan. Sekretarsi Daerah Kota Pangkalpinang ini juga mengajak alumni-alumni HWK yang dulu sangan aktif untuk kembali kita rangkul dan kita berdayakan bersama-sama, karena anggaran HWK ada dimana-mana.

Diakhir sambutannya beliau menyampaikan rasa terimakasih kepada Pemerintah Kota Pangkalpinang, Organisasi Wanita, Ketua dan pengurus GOW Kota Pangkalpinang, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan dan tokoh pemuda yang selama ini telah bermitra dalam kegiatan pemberdayaan perempuan dan sosial kemasyarakatan mendukung program-program Pemerintah Kota Pangkalpinang. Dan memberikan ucapan selamat kepada pengurus HWK Kota Pangkalpinang yang baru dilantik untuk segara susun program kerja untuk dilakukan. Semoga keberadaan Ibu-ibu semua menjadi amal ibadah dan mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah, Swt._(humaspemkot-pkp)

You may also like...